Tugas Pertemuan 1
TUGAS JARINGAN KOMPUTER
AUDRI ALPIMARISA
19190018
19.4A.48
Definisi Jaringan Komputer
Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer,
printer dan peralatan lainnya yang terhubung. Informasi dan data bergerak
melalui kabel-kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat
saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama
sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan.
JENIS – JENIS JARINGAN
1.
PAN
(Personal Area Network)
Pada saat
kita saling menghubungkan komputer atau perangkat lain seperti handphone, PDA,
keyboard, mouse , headset wireless, camera dan peralatan lain yang jaraknya
cukup dekat (4-6 meter) maka kita telah membentuk suatu Personal Area Network.
Hal yang paling penting bahwa dalam PAN ini kita sendiri yang mengendalikan
(authoritas) pada semua peralatan tersebut. Selain dihubungkn langsung ke
komputer lewat port USB atau FireWire, PAN juga sering dibentuk dengan
teknology wireless seperti bluetooth, Infrared atau WIFI.
Kelebihan Jaringan PAN
(Personal Area Network)
*. Mudah dalam perawatan jaringan
*. Jika ada permasalahan pada jaringan akan lebih mudah ditangani
Kelemahan Jaringan PAN
(Personal Area Network)
*. Jaringan terbatas hanya mencakup beberapa perangkat
saja
*. Luas area jaringan juga sangat terbatas, hanya mampu mencakup beberapa meter
saja
2.
LAN
(Local Area Network)
Inilah jaringan komputer yang sangat
populer. LAN (Local Area Network) adalah jaringan komputer yang mencakup
wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah
dan sekolah.
Pengertian LAN
Pengertian
LAN adalah suatu jaringan komputer dimana cakupan wilayah jaringannya sangat
kecil atau terbatas. Misalnya, jaringan komputer kantor, sekolah, rumah, atau
di dalam satu ruangan saja. Sebuah jaringan yang dibangun pada sebuah
lokasi seperti di rumah ataupun gedung perkantoran. Bisa diartikan juga sebagai
sebuah sistem komunikasi komputer yang jaraknya dibatasi tidak lebih dari
beberapa kilometer dan menggunakan koneksi high-speed antara 2 hingga 100 Mbps.
Karakteristik LAN
LAN
memiliki beberapa karakteristik yang membedakannya dengan jaringan MAN
(Metropolitan Area Network) dan WAN (Wide Area Network). Adapun beberapa
karakteristik LAN adalah sebagai berikut:
·
LAN berada dalam ruang lingkup
geografi yang lebih sempit (area kantor, kampus, sekolah, dan rumah).
·
LAN memiliki kecepatan perpindahan
data yang lebih tinggi.
·
LAN dapat berfungsi dengan baik
tanpa adanya jalur telekomunikasi. Dengan kata lain, LAN tidak membutuhkan
akses internet.
Fungsi Jaringan LAN
Pada
dasarnya fungsi utama jaringan LAN adalah untuk menghubungkan beberapa komputer
di dalam jaringan sehingga proses kerja menjadi lebih mudah dan cepat. Sesuai
dengan pengertian LAN yang dijelaskan sebelumyan, adapun tujuan LAN adalah
sebagai berikut:
·
Untuk menghubungkan beberapa
komputer dalam suatu wilayah kecil.
·
Untuk memungkinkan dilakukannya
komunikasi antar komputer dan perangkat dalam jaringan.
·
Untuk memungkinkan dan mempercepat
proses berbagi data dan program antar komputer di dalam jaringan.
·
Membantu menghemat biaya operasional
karena perangkat dalam satu jaringan dapat dipakai secara bersama-sama
(misalnya: printer, server, dan lain sebagainya).
Komponen Dasar Jaringan LAN
LAN
terdiri dari beberapa komponen dasar yang diatur sedemikian rupa sehingga dapat
menghubungkan beberapa komputer. Adapun beberapa komponen dasar LAN adalah
sebagai berikut:
·
Workstation, yaitu node atau host
yang berupa suatu sistem komputer.
·
Server, yaitu suatu hardware
(perangkat keras) yang fungsinya untuk melayani jaringan dan workstation yang
terkoneksi dengan suatu jaringan.
·
Link, yaitu bagian dari jaringan LAN
yang menghubungkan peralatan seperti workstation dan server secara fisik.
·
Network Interface Card (NIC), yaitu
rangkaian elektronika yang dirancang khusus untuk menangani network protocol.
·
Network Software, yaitu perangkat
lunak yang digunakan untuk menjalankan jaringan LAN berfungsi sebagaimana
mestinya.
3. MAN (Metropolitan
Area Network)
Metropolitan Area
Network (MAN) adalah suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data
berkecepatan tinggi yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus,
perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari
beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini berkisar antara 10 hingga 50 km.
Sebenarnya terdapat 2
jenis koneksi yang biasanya digunakan, pertama yaitu koneksi yang menggunakan
cara wireless dan yang kedua adalah koneksi yang
menggunakan kabel fiber optic. Misalnya saja jaringan yang
terdapat pada Bank. Setiap bank tentu saja memiliki kantor pusat dan kantor
cabang. Dari setiap kantor, baik itu kantor pusat ataupun cabang tentunya
memiliki jaringan LAN, yang mana penggabungan dari jaringan LAN yang
ada di setiap kantor-kantor akan membentuk jaringan MAN.
Jaringan MAN ini biasanya dapat menunjang data baik itu teks
ataupun suara. Bahkan dapat pula berhubungan dengan gelombang radio ataupun
jaringan televisi kabel.
Wireless MAN biasanya
dapat bermain pada beberapa frekuensi, antara lain adalah 900 MHz, 1.5 GHz,2
GHz, 2.5 GHz, 3.3 GHz, serta 5.8 Ghz. Dan frekuensi yang saat ini diijinkan
oleh Pemerintah Indonesia untuk digunakan masyarakat umum adalah pada frekuensi
2.4 GHz.
Fungsi Jaringan MAN
Fungsi dari jaringan MAN sendiri
adalah untuk membangun serta mengimplementasi sistem jaringan yang
mengkombinasikan antara server dengan tujuan untuk bisa
memenuhi segala kebutuhan internal perusahaan dan pemerintahan yang di dalam
mengkomunikasikan sebuah jaringan yang digunakan sehingga dapat melakukan
berbagai kegiatan semisal chat, messenger, dan lainnya dengan
menggunakan bandwidth lokal.
Kelebihan dan
Kekurangan Jaringan MAN
Berikut ini beberapa
kelebihan dari jaringan MAN yang perlu Anda ketahui:
- Server yang berada di kantor pusat dapat berfungsi sebagai
pusat data dari semua kantor cabang yang ada.
- Transaksi yang dilakukan real-time (data
yang ada di server pusat akan di-update saat itu juga)
- Cakupan wilayah dari
jaringannya lebih luas dibandingkan dengan sistem jaringan komputer
lainnya, sehingga berkomunikasi dapat menjadi lebih efisien dan tentu saja
mempermudah bisnis yang dilakukan.
- Komunikasi yang dilakukan
antara satu kantor dengan lainnya dapat menggunakan chatting, email dan
lainnya.
- Adanya Video Conference
(ViCon)
- Keamanan dari jaringan
komputer MAN lebih baik dibandingkan lainnya.
Tak hanya memiliki
kelebihan, tentu saja setiap jaringan komputer terdapat kekurangan di dalamnya.
Berikut ini beberapa kekurangan yang dimiliki jaringan MAN:
- Biaya operasional dari
jaringan MAN lebih mahal dibandingkan jaringan lainnya.
- Instalasi dari infrastruktur
jaringan tidak mudah.
- Jika terjadi trouble pada
jaringan semisal network trouble shoot akan rumit untuk
mengatasinya. Sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk
memperbaikinya.
- Dapat menjadi target dari
para cracker yang mana digunakan untuk keuntungan
pribadi.
Dapat disimpulkan jika
jaringan MAN merupakan jaringan komputer yang mengcover sebuah
lingkup wilayah kota serta merupakan gabungan dari beberapa jaringan LAN.
Jaringan MAN ini dapat mudah ditemukan pada sekolah, kantor,
pabrik, dan lainnya.
3. WAN
(Wide Area Network)
WAN (Wide Area
Network) merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai
contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau
dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan
saluran komunikasi publik. Internet merupakan contoh dari jaringan WAN ini.
Wide Area Network (WAN) mencakup daerah geografis yang luas,
sertingkali mencakup sebuah negara atau benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin
yang bertujuan untuk mejalankan program-program aplikasi.
mesin-mesin ini sebagai host. Istilah End System kadang-kadang juga digunakan
dalam literatur. Host dihubungkan dengan sebuah subnet komunikasi, atau cukup
disebut subnet. Tugas subnet adalah membawa pesan dari host ke host lainnya,
seperti halnya sistem telepon yang membawa isi pembicaraan dari pembicara ke pendengar.
Dengan memisahkan aspek komunikasi murni sebuah jaringan (subnet) dari
aspek-aspek aplikasi (host), rancangan jaringan lengkap menjadi jauh lebih
sederhana.
Pada sebagian besar WAN, subnet terdiri dari dua komponen, yaitu
kabel transmisi dan elemen switching. Kabel transmisi (disebut juga sirkuit,
channel, atau trunk) memindahkan bit-bit dari satu mesin ke mesin lainnya.
Element switching adalah komputer khusus yang dipakai untuk menghubungkan dua
kabel transmisi atau lebih. Saat data sampai ke kabel penerima, element
switching harus memilih kabel pengirim untuk meneruskan pesan-pesan tersebut.
Sayangnya tidak ada terminologi standart dalam menamakan komputer seperti ini.
Namanya sangat bervariasi disebut paket switching node, intermidiate system, data
switching exchange dan sebagainya.
Sebagai istilah generik bagi komputer switching, kita akan
menggunakan istilah router. Tapi perlu diketahui terlebih dahulu bahwa tidak
ada konsensus dalam penggunaan terminologi ini. Dalam model ini, seperti
ditunjukkan oleh gambar 1.4 setiap host dihubungkan ke LAN tempat dimana
terdapat sebuah router, walaupun dalam beberapa keadaan tertentu sebuah host
dapat dihubungkan langsung ke sebuah router. Kumpulan saluran komunikasi dan
router (tapi bukan host) akan membentuk subnet.
Istilah subnet sangat penting, tadinya subnet berarti kumpulan
kumpulan router-router dan saluran-sakuran komunikasi yang memindahkan paket
dari host host tujuan. Akan tatapi, beberpa tahun kemudian subnet mendapatkan
arti lainnya sehubungan dengan pengalamatan jaringan.
Pada sebagian besar WAN, jaringan terdiri dari sejumlah banyak
kabel atau saluran telepon yang menghubungkan sepasang router. Bila dua router
yang tidak mengandung kabel yang sama akan melakukan komunikasi, keduanya harus
berkomunikasi secara tak langsung melalui router lainnya. ketika sebuah paket
dikirimkan dari sebuah router ke router lainnya melalui router perantara atau
lebih, maka paket akan diterima router dalam keadaan lengkap, disimpan sampai
saluran output menjadi bebas, dan kemudian baru diteruskan.
Subnet yang mengandung prinsip seperti ini disebut subnet
point-to-point, store-and-forward, atau packet-switched. Hampir semua WAN
(kecuali yang menggunakan satelit) memiliki subnet store-and-forward.
Di dalam menggunakan subnet point-to-point, masalah rancangan yang penting
adalah pemilihan jenis topologi interkoneksi router. Gambar 1.5 menjelaskan
beberapa kemungkinan topologi. LAN biasanya berbentuk topologi simetris,
sebaliknya WAN umumnya bertopologi tak menentu.
Jaringan WAN
WAN (Wide Area Network) adalah kumpulan dari LAN dan/atau
Workgroup yang dihubungkan dengan menggunakan alat komunikasi modem dan
jaringan Internet, dari/ke kantor pusat dan kantor cabang, maupun antar kantor
cabang. Dengan sistem jaringan ini, pertukaran data antar kantor dapat
dilakukan dengan cepat serta dengan biaya yang relatif murah. Sistem jaringan
ini dapat menggunakan jaringan Internet yang sudah ada, untuk menghubungkan
antara kantor pusat dan kantor cabang atau dengan PC Stand Alone/Notebook yang
berada di lain kota ataupun negara.
Keuntungan Jaringan WAN.
· Server kantor pusat dapat berfungsi sebagai bank data dari
kantor cabang.
· Komunikasi antar kantor dapat menggunakan E-Mail & Chat.
· Dokumen/File yang biasanya dikirimkan melalui fax ataupun paket
pos, dapat dikirim melalui E-mail dan Transfer file dari/ke kantor pusat dan
kantor cabang dengan biaya yang relatif murah dan dalam jangka waktu yang
sangat cepat.
· Pooling Data dan Updating Data antar kantor dapat dilakukan
setiap hari pada waktu yang ditentukan.

Komentar
Posting Komentar